Arda Dinata
Arda Dinata
Arda Dinata adalah penulis storytelling religius yang dikenal dengan gaya penulisannya yang lembut, empatik, dan tidak menggurui. Dengan pengalaman menulis ratusan ribu konten inspiratif yang menyentuh pembaca.
🌐 Jaringan Blog Arda Dinata
Logo Buku dan Novel Inspiratif Online
Temukan lebih banyak
Memuat daftar buku...
Menumbuhkan Tradisi Menulis di Kalangan Siswa
Arda Dinata
Dilihat ... Bab

📖 Baca Bab Ini & Happy Reading!


Menumbuhkan Tradisi Menulis di Kalangan Siswa


Oleh AA NURDIAMAN, S.Pd.

Menulis adalah salah satu jenis kompetensi yang dapat dipelajari dan dibutuhkan dalam banyak bidang kehidupan, sehingga sudah semestinya sekolah menumbuhkembangkan kompetensi menulis kepada peserta didiknya.

Menulis adalah kecakapan, tepatnya kecakapan berbahasa. Seseorang yang mampu membuat tulisan berarti telah menguasai tata bahasa, mengusai perbendaharaan bahasa, dan mampu menuangkan ide atau gagasan dalam bentuk tulisan. Hasil tulisan siswa mencerminkan wawasan pengetahuannya. Di sekolah, kecakapan ini harus dikuasai oleh para siswa. Sayangnya, tradisi menulis belum berkembang dengan baik di kalangan siswa.

Terdapat anggapan keliru yang berkembang, sehingga tradisi menulis belum menjadi tradisi di kalangan siswa. Pertama, menulis erat kaitannya dengan profesi jurnalistik semata. Kecakapan menulis dibutuhkan oleh hampir semua bidang kehidupan. Coba bayangkan, apa yang terjadi apabila di suatu institusi tidak ada yang mampu menuliskan konsep-konsep penting untuk kemajuan organisasi.

Kedua, menulis berkaitan dengan talenta. Faktanya, kecakapan menulis dapat dipelajari oleh setiap orang, sama halnya dengan pengetahuan yang dapat diajarkan oleh guru. Seorang penulis senior, Putu Wijaya menyatakan, faktor bakat hanya mempengaruhi sebanyak lima persen (5%). Artinya, faktor talenta tidak dominan dalam membentuk seseorang menjadi penulis. Justru faktor pembelajaranlah yang cukup berpengaruh terhadap kecapakan menulis (Masum Lasimo, 2005).

Banyak hal yang menyebabkan kurang berkembangnya tradisi menulis di kalangan siswa. Menurut Sukmana (2005), hal itu berkaitan dengan kultur, yaitu masih kuatnya tradisi lisan daripada tulisan yang disebabkan oleh: (a) Rendahnya motivasi siswa karena ketidaktahuan akan manfaat yang diperoleh dari kegiatan menulis; (b) Terbatasnya jam pelajaran mengarang, baik secara teori maupun praktik di kelas; (c) Kurangnya rujukan atau bahan pembanding dalam membuat tulisan yang dimiliki siswa; dan (d) Kurangnya apresiasi dari sekolah terhadap tulisan siswa yang dimuat di surat kabar atau majalah sebagaimana mestinya.

Sebagai kompetensi atau kecakapan hidup (life skill) yang diperlukan dalam banyak bidang kehidupan, maka sudah sewajarnya sekolah menumbuhkembangkan tradisi menulis kepada peserta didiknya. Untuk itu diperlukan kerja sama yang baik antara guru dan siswa dalam mengelola pembelajaran di kelas. Cara yang dapat ditempuh antara lain pertama, membiasakan peserta didik untuk melakukan kegiatan mengarang atau menulis melalui penugasan-penugasan pada setiap mata pelajaran, bukan hanya tugas dari mata pelajaran bahasa. Guru mata pelajaran lain dapat memberikan tugas menulis dengan memperhatikan standar kompetensi dan kompetensi dasar sesuai bidangnya, waktu luang siswa, dan frekuensi penugasan.

Kedua, melalui kegiatan ekstrakurikuler jurnalistik. Bentuknya dapat berupa penerbitan media bulletin, memberdayakan majalah dinding, atau pelatihan jurnalistik. Maksudnya agar kemampuan menulis siswa makin terasah dengan baik karena seringnya berlatih dan berkarya.

Ketiga, mendorong siswa untuk mengirimkan hasil tulisannya dalam kegiatan perlombaan mengarang atau surat kabar. Pada posisi ini, guru dapat menjadi motivator dan fasilitator yang baik bagi peserta didiknya.

Keempat, menumbuhkan budaya membaca. Ada sinyalemen bahwa rendahnya tradisi menulis erat kaitannya dengan rendahnya budaya membaca pada siswa. Padahal, tugas penting seorang penulis adalah membaca untuk memperkaya sumber inspirasi, imajinasi, membuka cakrawala, dan pikiran baru yang akan dituangkan dalam tulisannya.

Kelima, siswa diberikan pemahaman yang cukup tentang pentingnya tradisi menulis. Bahwa menulis itu dapat menunjang kelancaran aktivitas dalam banyak bidang pekerjaan. Selain itu, tradisi menulis dapat dijadikan profesi yang menjanjikan di kemudian hari.

Keenam, keteladanan atau contoh nyata dari guru. Tulisan dan artikel guru yang dimuat di media massa dapat diperlihatkan, sehingga menumbuhkan motivasi bagi para peserta didiknya.

Tanpa ada upaya nyata dari sekolah untuk menumbuhkan kebiasaan menulis, maka selamanya tradisi menulis tidak akan berkembang. Yang terpenting, harus ada pembinaan secara berkelanjutan, minat menghasilkan tulisan dan keseriusan untuk terus berlatih. Jadi, mulailah menulis, menulis, dan menulis.***

Penulis, guru PKn SMP Plus Al-Ghifari Bandung dan MTs. Negeri Rajadesa Kab. Ciamis.
Daftar Bab
Memuat bab...

Tulis Komentar di Bawah ini!

Daftar Bab
Memuat bab...
📚 Koleksi Ebook
Karya Pilihan Arda Dinata
Tersedia di Google Play Books — klik untuk membaca atau membeli
Menampilkan 47 judul ebook
Identifikasi Tikus, Pinjal, dan Kecoa
Identifikasi Tikus, Pinjal, dan Kecoa
Beli / Baca
Bersahabat Dengan Nyamuk
Bersahabat Dengan Nyamuk
Beli / Baca
Rahasia Daya Tahan Hidup Nyamuk DBD
Rahasia Daya Tahan Hidup Nyamuk DBD
Beli / Baca
Membongkar Rahasia Bionomik Nyamuk Anopheles
Membongkar Rahasia Bionomik Nyamuk Anopheles
Beli / Baca
Pendekatan Kesehatan Lingkungan Pengendalian DBD
Pendekatan Kesehatan Lingkungan Pengendalian DBD
Beli / Baca
Bersahabat Dengan Malaria
Bersahabat Dengan Malaria
Beli / Baca
Atasi Penyakit Skabies
Atasi Penyakit Skabies
Beli / Baca
Sanitasi Atasi Stunting
Sanitasi Atasi Stunting
Beli / Baca
Standar Baku Mutu Kesehatan Lingkungan
Standar Baku Mutu Kesehatan Lingkungan
Beli / Baca
Rahasia Kimia Cinta
Rahasia Kimia Cinta
Beli / Baca
Kesehatan Ibu dan Anak
Kesehatan Ibu & Anak
Beli / Baca
Menguasai Kecerdasan Buatan AI Untuk Pemula
Menguasai Kecerdasan Buatan (AI) Untuk Pemula
Beli / Baca
SMART Sanitation
SMART Sanitation
Beli / Baca
Pola Makan Sehat di Era Digital
Pola Makan Sehat di Era Digital
Beli / Baca
Dunia Sanitasi Lingkungan
Dunia Sanitasi Lingkungan
Beli / Baca
Manusia dan Lingkungan
Manusia dan Lingkungan
Beli / Baca
Kepemimpinan dan Komunikasi Dalam Manajemen Proyek
Kepemimpinan & Komunikasi Manajemen Proyek
Beli / Baca
Keperawatan Jiwa
Keperawatan Jiwa
Beli / Baca
Dasar-Dasar Kesehatan Lingkungan
Dasar-Dasar Kesehatan Lingkungan
Beli / Baca
Epidemiologi Kesehatan Lingkungan
Epidemiologi Kesehatan Lingkungan
Beli / Baca
Kesehatan Alat Makan
Kesehatan Alat Makan
Beli / Baca
Produktif Menulis Artikel Kesehatan
Produktif Menulis Artikel Kesehatan
Beli / Baca
Mindmap Penulisan Buku
Mindmap Penulisan Buku
Beli / Baca
Menjadi Penulis Mandiri
Menjadi Penulis Mandiri
Beli / Baca
Strategi Produktif Menulis
Strategi Produktif Menulis
Beli / Baca
Creative Writing dan Writerpreneurship
Creative Writing & Writerpreneurship
Beli / Baca
Membangun Keluarga Berkualitas
Membangun Keluarga Berkualitas
Beli / Baca
Kebijaksanaan Hidup Orang Sunda
Kebijaksanaan Hidup Orang Sunda
Beli / Baca
Keluarga Penuh Cinta
Keluarga Penuh Cinta
Beli / Baca
Melapangkan Kebahagiaan Perkawinan
Melapangkan Kebahagiaan Perkawinan
Beli / Baca
Pernikahan Berkalung Pahala
Pernikahan Berkalung Pahala
Beli / Baca
Mengikat Cinta Kasih
Mengikat Cinta Kasih
Beli / Baca
Surga Perkawinan
Surga Perkawinan
Beli / Baca
Ibu Cinta Yang Tak Berbatas
Ibu: Cinta Yang Tak Berbatas
Beli / Baca
Ayahku Guruku Guru Kami
Ayahku, Guruku, Guru Kami
Beli / Baca
Cerdas dan Bahagia Menghadapi Masa Pensiun
Cerdas & Bahagia Menghadapi Masa Pensiun
Beli / Baca
RETAKAN
RETAKAN
Beli / Baca
Pecahan Cinta
Pecahan Cinta
Beli / Baca
Whispers of the Sunset
Whispers of the Sunset
Beli / Baca
Epos Aurora Petualangan di Alam Semesta
Epos Aurora: Petualangan di Alam Semesta
Beli / Baca
Melangkah Dalam Cahaya Prinsip Hidup Ala Rasulullah
Melangkah Dalam Cahaya (Prinsip Hidup Ala Rasulullah)
Beli / Baca
Menjadi Orang Bahagia
Menjadi Orang Bahagia
Beli / Baca
Merajut Cinta Allah
Merajut Cinta Allah
Beli / Baca
Pemberdayaan Majelis Taklim
Pemberdayaan Majelis Taklim
Beli / Baca
Bermesraan Dengan Kebaikan
Bermesraan Dengan Kebaikan
Beli / Baca
Dear Friend
Dear Friend
Beli / Baca
Taman-Taman Kebeningan Hati
Taman-Taman Kebeningan Hati
Beli / Baca